Friday, September 29, 2006

Belajar Jadi Jagoan di Sky High


Pernah membayangkan bisa menjadi super hero? Kalau, ya, film berjudul Sky High ini yang bisa melengkapi imaginasi kita untuk menjadi manusia berkekuatan super.


Film Sky High berkisah tentang satu-satunya sekolah bernama Sky High, tempat para super hero dunia menuntut ilmu. Para super hero yang telah melegenda lalu mengirimkan para anak cucu mereka ke sekolah itu untuk menjadi generasi penerus mereka di masa mendatang.

Nah, pasangan super hero The Commander (Kurt Russell) dan Jetstream (Kelly Preston) memiliki anak bernama Will (Michael Angarano). Mereka ingin Will menjadi penerus mereka sebagai mahkluk super. Will juga diharapkan bisa menghadapi generasi berikut sejumlah musuh bebuyutan yang dahulu dikalahkan oleh The Commander dan Jetstream. Maka, lalu dikirimlah Will bersekolah ke Sky High.

Masalahnya, di awal masuk sekolah, Will malah nggak memiliki kekuatan apa pun. Dia benar-benar seperti manusia biasa. Akibatnya, dia masuk kategori siswa “sidekick” alias cuma pembantu kelompok siswa super hero, karena dianggap nggak punya potensi menjadi manusia super. Will dan beberapa teman-temannya jadi sering menjadi bulan-bulanan di sekolah oleh para siswa yang masuk kategori siswa manusia super.

Kelucuan berbagai usaha Will dan teman-temannya untuk menemukan kekuatan istimewa selama bersekolah di Sky High menjadi inti cerita film ini. Film drama komedi produksi Walt Disney Pictures ini dengan apik menyajikan kisah ringan dan lucu tentang imajinasi modern manusia super, tanpa membuat para penontonnya merasa bosan. Apalagi, para pemain lain dalam film ini, selain keren-keren, mereka juga bisa tampil menawan dan kocak, lho!

Sekilas, film karya sutradara Mike Mitchell ini memang mirip kisah Harry Potter yang pergi menuntut ilmu sihir di sekolah magis. Bedanya, Sky High menggambarkan bagaimana kehidupan anak-anak super hero di SMU modern yang penuh dengan intrik persaingan dan juga kisah cinta. Lalu, berhasilkan Will menghadapi para musuh bebuyutan orang tuanya? Mmm jawabannya bisa kalian ketahui karena Sky High rencananya akan segera diputar di Indonesia sejak 4 Spetember 2005 nanti. Wah.. Jangan sampai ketinggalan, ya!



Gwen Grayson (Mary Elizabeth Winstead )

Pemeran Gwen dalam Sky High ini diperankan oleh Mary Elizabeth Winstead. Selain cantik, Gwen dikisahkan memiliki beberapa kekuatan istimewa. Nggak heran kalau murid senior di Sky High ini mendapat gelar cewek paling ok di sana. Will pun jatuh cinta padanya.

Di kehidupan nyata, Nona Winstead ini memang termasuk aktris muda pendatang baru yang mulai diperhitungkan di perfilman dunia. Ia bermain di beberapa film serial televisi dan layar lebar. Film yang dibintangi Winstead antara lain adalah The Long Road Home ,The Ring Two dan Checking Out. Aktingnya yang bagus itu memukau banyak orang, bahkan ia berhasil menjadi nominasi dalam Hollywood Reporter’s Young Star Award untuk perannya dalam film serial TV Passions dan juga dinominasikan dalam Young Artist Awards pada tahun 2001. Serial televisi lain yang dibintangi Winstead adalah Wolf Lake.

Ternyata, aktris muda asal Rocky Mount, North Carolina kelahiran 28 November 1984 ini adalah sepupu jauh dari artis Ava Gardner, artis zaman dulu yang melegenda hingga kini. Nggak heran kalau bakat seninya memang kuat. Sebelum menjadi aktris terkenal seperti saat ini, Winstead juga mengikuti sekolah formal menari , termasuk balet, tap dan jazz, lalu juga sekolah akting. Wah, apa nggak hebat, tuh?



Layla (Danielle Panabaker)

Layla adalah teman setia Will sejak masih kecil. Saking setianya, saat seleksi murid, Layla rela menyembunyikan kekuatan supernya agar bisa masuk dalam kategori “sidekick”, sama seperti Will. Diam-diam Layla menaruh hati pada Will sehingga ia ingin selalu berdekatan dengan Will.

& nbsp; &n bsp; Karakter Layla yang pendiam namun trendy memang cocok diperankan oleh Danielle Panabaker yang cantik kelahiran Georgia, USA, pada 19 September 1987 ini. Karirnya di bidang akting dimulai sejak ia berusia sepuluh tahun. Awalnya, sih, gara-gara orang tuanya memasukkan dirinya dalam kelompok teater supaya Danielle bisa lebih pede kalau berhadapan dengan orang lain. Ternyata, Danielle bukan hanya menjadi suka sekali bermain peran, tapi juga bisa tampil cemerlang.

Karena itu nggak heran, ketika keluarganya harus pindah ke Chicago karena tugas ayahnya, ia berniat mendalami akting di Los Angeles. Benar saja, mulai usia enam belas tahun Danille berhasil membintangi film televisi, antara lain The Guardian (yang membawanya meraih Young Artist Award). Ia juga bermain untuk film televisi diantaranya berjudul Stuck in the Suburbs, dan Searching for David's Heart. Sedangkan perannya di layar lebar bisa disaksikan di film Empire Falls, dan Yours, Mine and Ours.



Will Stronghold (Michael Angarano)

Ini dia tokoh sentral Sky High, putra tunggal pasangan super hero The Commander dan Jetstream. Wajar saja kalau Michael Angarano dipilih menjadi pemeran utama Sky High. Soalnya, cowok kelahiran 3 December 1987 di Brooklyn, New York, Amerika, ini ternyata sudah mulai bermain film sejak berusia lima tahun. Sederet film yang dibintangi Angarano seperti menjadi jaminan bahwa aktinya nggak bakal mengecewakan kalau dia menjadi tokoh Will Stronghold.

Nama Angarano sudah nggak asing serial televisi Amerika. Ia antara lain muncul di serial Will & Grace dan Another World. Sedangkan film layar lebarnya antara lain, For Richer or Poorer, Music of the Heart, Almost Famous, Seabiscuit, Speak, dan Lords of Dogtow. Ia juga sempat tampil sebagai peran pembantu dalam serial ER, Less than Perfect, Kevin Hill, The pretender, Seven Days, dan Cybill. Waah…banyak banget, kan, film-filmnya?

Meski namanya sudah mulai diperhitungkan dalam industri film Hollywood, namun Angarano tetap seperti remaja pada umumnya. Ia bersekolah di sekolah swasta untuk umum dan suka main sepak bola di masa senggangnya. Angarano memang senang bermain olahraga, jalan bersama teman-temannya, dan nonton ramai-ramai ke bioskop. Pokoknya, nggak ada istilah “sok” ngetop.

**surien

Dimuat di GIRLS terbitan Disney Gramedia

foto : amazon. com

Disneyland Hongkong, Surga Bermain di Asia

Satu lagi sentuhan magis Disney untuk membuat taman hiburan Disneyland kembali terwujud. Kali ini Disneyland hadir di Hongkong, Cina, tepatnya di Penny’s Bay, Pulau Lantau. Dengan luas 126 hektar, taman impian ini menampilkan sejumlah wahana yang pasti akan menawan berbagai khalayak dari berbagai usia.

Disneyland ini sudah mulai dibangun sejak tahun 2003, lho… Nggak heran kalau hasilnya sangat menakjubkan. Untuk mengelola Disneyland sebesar dan semegah itu, karyawan yang bekerja di sana saat ini nggak kurang dari 5000 orang! Wuih! Nah, penasaran dengan wahana apa saja yang ada di sana? Yuk, kita “bedah” isi taman hiburan raksasa itu!


Main Street, U.S.A

Wahana yang terletak paling depan di area Disneyland ini adalah wahana yang kental dengan suasana Amerika. Wahana ini memang sengaja diberi nama tempat terkenal di Amerika dan dibuat mirip dengan ciri khas kota kecil di Amerika pada tahun 1890-1910, untuk mengenang masa kecil Walt Disney, di mana pada masa itu ia jatuh cinta pada kereta api. Nggak heran jika di wahana ini, antara lain terdapat atraksi rangkaian kereta api yang bisa kita nikmati sembari berkeliling wahana ala negara Paman Sam.


Adventureland

Wahana Adventureland berisi beberapa atraksi yang mengajak kita untuk menjelajahi misteri “hutan” Afrika dan Asia. Misalnya saja, dalam Tarzan Treehouse, atau Rumah Pohon Tarzan setinggi hampir 19 meter. Dari rumah pohon ini kita bisa menyaksikan area Jungle River Cruise, arena yang mengajak kita untuk menjelajah beberapa “sungai” tersembunyi, sejumlah pulau, dan memecahkan misteri reruntuhan candi. Mmm… Asyik, kan? Wahana ini memang dirancang untuk menggambarkan suasana alam yang jauh dari peradaban. Bagi yang suka berpetualang, ini tempat yang tepat!


Fantasyland

Ini dia wahana yang paling penuh dengan kisah fantasi diantara wahana yang lain. Soalnya, semua karakter dan atraksi yang disajikan dalam wahana ini merupakan karakter yang ada di dongeng atau buku cerita anak-anak terkenal dan melegenda di dunia, khususnya di Eropa, Prancis, dan Jerman. Misalnya saja, Snow White Grotto (Lembah Snow White), dimana pengunjung akan disambut oleh Snow White dan tujuh kurcaci di sekitar air terjun buatan. Ada juga Mad Hatter tea cups (Cangkir Berputar), mengajak kita “berputar” dengan cangkir raksasa berwarna warni, dan masing-masing cangkir bisa memuat empat orang di dalamnya. Pengen mencoba, kan?


Tomorrowland

Jika suka dengan hal-hal berbau futuristik atau kisah sience fiction, Tomorrowland adalah tempat yang nggak boleh dilewatkan. Dalam wahana ini, terdapat berbagai atraksi yang menegangkan dengan latar belakang luar angkasa. Misalnya saja, Space Mountain,yakni arena roller coaster menakjubkan yang menggunakan teknologi canggih dan dilengkapi dengan sistem suara yang dahsyat. Ada juga Orbitron,arena permainan berputar yang berbentuk lingkaran galaksi setinggi 13 meter.Wah...wah... Seru, ya? *Srn


Dimuat di Girls, terbitan Disney, Gramedia

Kalau Buku Harian Orang Terkenal Diterbitkan…

Buku harian adalah saksi peristiwa hidup seseorang . Sejumlah buku harian, baik dari tokoh ternama mau pun orang biasa, diterbitkan karena memiliki kisah yang luar biasa.

Jadi Saksi Kekejaman

Buku harian Anne Frank adalah salah satu buku harian yang menjadi terkenal setelah diterbitkan. Ia adalah anak keturunan Yahudi yang tinggal di Belanda dan merupakan korban kekejaman Nazi Jerman dalam PD II. Anne terpaksa bersembunyi bersama keluarganya selama dua tahun agar lepas dari pengejaran tentara Nazi yang berkuasa di tahun 1940-an. Saat dalam persembunyiannya itulah, Anne Frank, yang waktu itu berusia 13 tahun, mulai menulis buku hariannya.

Sayang, pada 4 Agustus 1944, yakni tiga hari setelah Anne selesai menulis buku hariannya, ia dan keluarganya diciduk dan disekap di kamp tahanan Nazi di Bergen-belsen, Jerman. Anne akhirnya meninggal dalam kamp tahanan karena terkena tifus. Setelah PD II berakhir, buku hariannya diterbitkan untuk umum.

Banyak orang terkesima dengan buku harian Anne yang ditulis dengan gaya dan struktur bahasa yang apik itu. Ia mampu memaparkan seperti apa penderitaan orang yang hidup dalam keterasingan dan ketakutan akibat kekejaman perang. Kini, buku hariannya itu telah diterjemahkan dalam 50 bahasa.

Selain Anne Frank, ada gadis Yahudi belia lainnya yang juga terpaksa tinggal dalam kamp tahanan Vugh, Belanda, yakni Helga Deen. Selama dalam tahanan, ia mencatat dengan rinci kekejaman tentara Nazi yang dilihat dari balik jeruji tahanan. Catatan itu ditulis dalam buku harian sekaligus sebagai kumpulan surat cintanya untuk kekasihnya. Helga lalu dibunuh oleh tentara Nazi pada usia 18 tahun, di kamp pemusnahan Sobibor, Polandiam, pada tahun 1943.
Helga Deen bisa dikatakan memiliki keberanian luar biasa dengan bersikeras menulis buku harian selama dalam kamp tahanan. Padahal perbuatan itu sangat berbahaya, karena Nazi melarang menulis dalam kamp tahanan. Tapi siapa yang bisa membendung keinginan untuk berbagi rasa dengan sebuah buku?

Jadi Catatan Perjuangan

Buku harian yang bernuansa politik antara lain ditulis oleh Ernesto Che Guevara, revolusioner Amerika Latin yang mendapat hukuman tembak mati oleh pemerintah Bolivia pada tahun 1967. Dalam berbagai pergerakan dan pemberontakannya, Che tetap rajin menulis dalam buku hariannya. Di antaranya, tentang semangat dan pikirannya, perjuangannya dalam memimpin revolusi Kuba hingga meraih kemenangan, serta kisahnya mendirikan organisasi gerilyawan menentang pemerintahan Bolivia.

Setelah kematiannya, buku hariannya itu ditemukan dan lalu diterbitkan. Seperti buku harian yang ditulis Anne Frank dan Helga Deen, buku harian Che juga penuh kemirisan sekaligus semangat hidup yang luar biasa. Buku harian itu menggambarkan bahwa meski hidup dengan tekanan, namun mereka tetap bersemangat mencapai cita-citanya.

Jadi Sumber Gosip

Isi buku harian kadang juga bisa membuat seseorang atau sekelompok orang jadi terkena getahnya. Apalagi jika buku tersebut menyangkut nama seseorang yang terkenal dan dipublikasikan untuk umum. Misalnya Richard Young, seorang paparazzi Inggris yang menerbitkan catatan hariannya sebagai paparazzi. Dengan profesinya itu, tentu ia mengetahui berbagai rahasia selebritis atau orang penting, komplit dengan hasil jepretan fotonya.
Oleh karena itu, ketika bukunya diterbitkan, banyak kalangan yang harus menahan malu dan marah. Misalnya saja, Young menulis tentang kisah perselingkuhan Putri Diana dari Inggris, cerita tentang Soraya Khasogi (mantan istri Adnan Khasogi yang termasuk orang terkaya di dunia) yang ternyata hidup miskin dan terpaksa menjual barang antik di London, juga tentang kebiasaan buruk penyanyi Elton John, dan masih banyak lagi kisah yang lain. Untuk itu Young mendapat bayaran tinggi.

Buku harian adalah sebuah catatan harian yang tidak boleh mengandung kebohongan. Sebab, buku harian merupakan catatan seseorang tentang apa yang benar-benar dialami, dirasakan, dilihat, dan terjadi saat itu.
Tujuan orang menerbitkan buku harian tentu ada alasannya. Ada yang bertujuan positif. Misalnya saja, membuka mata hari orang terhadap sesuatu hal atau memberi inspirasi perjuagan. Namun ada pula yang semata ingin mengeruk keuntungan dari membuka sejumlah rahasia orang lain. **surien

DImuat di Donal Bebek. terbitan Disney, Gramedia