Monday, July 11, 2011

Disneyland Hongkong, Surga Bermain di Asia

Satu lagi sentuhan magis Disney untuk membuat taman hiburan Disneyland kembali terwujud. Kali ini Disneyland hadir di Hongkong, Cina, tepatnya di Penny’s Bay, Pulau Lantau. Dengan luas 126 hektar, taman impian ini menampilkan sejumlah wahana yang pasti akan menawan berbagai khalayak dari berbagai usia.

Disneyland ini sudah mulai dibangun sejak tahun 2003, lho… Nggak heran kalau hasilnya sangat menakjubkan. Untuk mengelola Disneyland sebesar dan semegah itu, karyawan yang bekerja di sana saat ini nggak kurang dari 5000 orang! Wuih! Nah, penasaran dengan wahana apa saja yang ada di sana? Yuk, kita “bedah” isi taman hiburan raksasa itu!

Main Street, U.S.A

Wahana yang terletak paling depan di area Disneyland ini adalah wahana yang kental dengan suasana Amerika. Wahana ini memang sengaja diberi nama tempat terkenal di Amerika dan dibuat mirip dengan ciri khas kota kecil di Amerika pada tahun 1890-1910, untuk mengenang masa kecil Walt Disney, di mana pada masa itu ia jatuh cinta pada kereta api. Nggak heran jika di wahana ini, antara lain terdapat atraksi rangkaian kereta api yang bisa kita nikmati sembari berkeliling wahana ala negara Paman Sam.

Adventureland

Wahana Adventureland berisi beberapa atraksi yang mengajak kita untuk menjelajahi misteri “hutan” Afrika dan Asia. Misalnya saja, dalam Tarzan Treehouse, atau Rumah Pohon Tarzan setinggi hampir 19 meter. Dari rumah pohon ini kita bisa menyaksikan area Jungle River Cruise, arena yang mengajak kita untuk menjelajah beberapa “sungai” tersembunyi, sejumlah pulau, dan memecahkan misteri reruntuhan candi. Mmm… Asyik, kan? Wahana ini memang dirancang untuk menggambarkan suasana alam yang jauh dari peradaban. Bagi yang suka berpetualang, ini tempat yang tepat!

Fantasyland

Ini dia wahana yang paling penuh dengan kisah fantasi diantara wahana yang lain. Soalnya, semua karakter dan atraksi yang disajikan dalam wahana ini merupakan karakter yang ada di dongeng atau buku cerita anak-anak terkenal dan melegenda di dunia, khususnya di Eropa, Prancis, dan Jerman. Misalnya saja, Snow White Grotto (Lembah Snow White), dimana pengunjung akan disambut oleh Snow White dan tujuh kurcaci di sekitar air terjun buatan. Ada juga Mad Hatter tea cups (Cangkir Berputar), mengajak kita “berputar” dengan cangkir raksasa berwarna warni, dan masing-masing cangkir bisa memuat empat orang di dalamnya. Pengen mencoba, kan?

Tomorrowland

Jika suka dengan hal-hal berbau futuristik atau kisah sience fiction, Tomorrowland adalah tempat yang nggak boleh dilewatkan. Dalam wahana ini, terdapat berbagai atraksi yang menegangkan dengan latar belakang luar angkasa. Misalnya saja, Space Mountain,yakni arena roller coaster menakjubkan yang menggunakan teknologi canggih dan dilengkapi dengan sistem suara yang dahsyat. Ada juga Orbitron,arena permainan berputar yang berbentuk lingkaran galaksi setinggi 13 meter.Wah...wah... Seru, ya?

*Surien.dimuat di Donal Bebek terbitan Gramedia Majalah.

Foto : disneylandhongkong.info

Kalau Buku Harian Orang Terkenal Diterbitkan…

Buku harian adalah saksi peristiwa hidup seseorang . Sejumlah buku harian, baik dari tokoh ternama mau pun orang biasa, diterbitkan karenamemiliki kisah yang luar biasa.

Jadi Saksi Kekejaman

Buku harian Anne Frank adalah salah satu buku harian yang menjadi terkenal setelah diterbitkan. Ia adalah anak keturunan Yahudi yang tinggal di Belanda dan merupakan korban kekejaman Nazi Jerman dalam PD II. Anne terpaksa bersembunyi bersama keluarganya selama dua tahun agar lepas dari pengejaran tentara Nazi yang berkuasa di tahun 1940-an. Saat dalam persembunyiannya itulah, Anne Frank, yang waktu itu berusia 13 tahun, mulai menulis buku hariannya.

Sayang, pada 4 Agustus 1944, yakni tiga hari setelah Anne selesai menulis buku hariannya, ia dan keluarganya diciduk dan disekap di kamp tahanan Nazi di Bergen-belsen, Jerman. Anne akhirnya meninggal dalam kamp tahanan karena terkena tifus. Setelah PD II berakhir, buku hariannya diterbitkan untuk umum.

Banyak orang terkesima dengan buku harian Anne yang ditulis dengan gaya dan struktur bahasa yang apik itu. Ia mampu memaparkan seperti apa penderitaan orang yang hidup dalam keterasingan dan ketakutan akibat kekejaman perang. Kini, buku hariannya itu telah diterjemahkan dalam 50 bahasa.

Selain Anne Frank, ada gadis Yahudi belia lainnya yang juga terpaksa tinggal dalam kamp tahanan Vugh, Belanda, yakni Helga Deen. Selama dalam tahanan, ia mencatat dengan rinci kekejaman tentara Nazi yang dilihat dari balik jeruji tahanan. Catatan itu ditulis dalam buku harian sekaligus sebagai kumpulan surat cintanya untuk kekasihnya. Helga lalu dibunuh oleh tentara Nazi pada usia 18 tahun, di kamp pemusnahan Sobibor, Polandiam, pada tahun 1943.

Helga Deen bisa dikatakan memiliki keberanian luar biasa dengan bersikeras menulis buku harian selama dalam kamp tahanan. Padahal perbuatan itu sangat berbahaya, karena Nazi melarang menulis dalam kamp tahanan. Tapi siapa yang bisa membendung keinginan untuk berbagi rasa dengan sebuah buku?

Jadi Catatan Perjuangan

Buku harian yang bernuansa politik antara lain ditulis oleh Ernesto Che Guevara, revolusioner Amerika Latin yang mendapat hukuman tembak mati oleh pemerintah Bolivia pada tahun 1967. Dalam berbagai pergerakan dan pemberontakannya, Che tetap rajin menulis dalam buku hariannya. Di antaranya, tentang semangat dan pikirannya, perjuangannya dalam memimpin revolusi Kuba hingga meraih kemenangan, serta kisahnya mendirikan organisasi gerilyawan menentang pemerintahan Bolivia.

Setelah kematiannya, buku hariannya itu ditemukan dan lalu diterbitkan. Seperti buku harian yang ditulis Anne Frank dan Helga Deen, buku harian Che juga penuh kemirisan sekaligus semangat hidup yang luar biasa. Buku harian itu menggambarkan bahwa meski hidup dengan tekanan, namun mereka tetap bersemangat mencapai cita-citanya.

Jadi Sumber Gosip

Isi buku harian kadang juga bisa membuat seseorang atau sekelompok orang jadi terkena getahnya. Apalagi jika buku tersebut menyangkut nama seseorang yang terkenal dan dipublikasikan untuk umum. Misalnya Richard Young, seorang paparazzi Inggris yang menerbitkan catatan hariannya sebagai paparazzi. Dengan profesinya itu, tentu ia mengetahui berbagai rahasia selebritis atau orang penting, komplit dengan hasil jepretan fotonya.

Oleh karena itu, ketika bukunya diterbitkan, banyak kalangan yang harus menahan malu dan marah. Misalnya saja, Young menulis tentang kisah perselingkuhan Putri Diana dari Inggris, cerita tentang Soraya Khasogi (mantan istri Adnan Khasogi yang termasuk orang terkaya di dunia) yang ternyata hidup miskin dan terpaksa menjual barang antik di London, juga tentang kebiasaan buruk penyanyi Elton John, dan masih banyak lagi kisah yang lain. Untuk itu Young mendapat bayaran tinggi.

& nbsp; &n bsp; Buku harian adalah sebuah catatan harian yang tidak boleh mengandung kebohongan. Sebab, buku harian merupakan catatan seseorang tentang apa yang benar-benar dialami, dirasakan, dilihat, dan terjadi saat itu.

Tujuan orang menerbitkan buku harian tentu ada alasannya. Ada yang bertujuan positif. Misalnya saja, membuka mata hari orang terhadap sesuatu hal atau memberi inspirasi perjuagan. Namun ada pula yang semata ingin mengeruk keuntungan dari membuka sejumlah rahasia orang lain. **surien

DImuat di Donal Bebek. terbitan Disney, Gramedia

Foto : scrapbookpages.com


Sepeda, Dicintai dari Masa ke Masa

Bayangkan jika manusia tak pernah menemukan sepeda. Mungkin kita pun tak akan mengenal kendaraan bergerak lain yang lebih modern lagi. Sebab, sepeda adalah salah satu cikal bakal kendaraan sebagai alat transportasi yang berkembang dari zaman ke zaman.

Sepeda Beroda Kayu.

Ada beberapa versi tentang oleh siapa dan dari mana sebenarnya sepeda ditemukan. Sebagian berpendapat bahwa sepeda ditemukan di Eropa, khususnya di Prancis, sejak abad ke-18. Namun, ada pula yang mengatakan bahwa cikal bakal sepeda berasal dari Inggris . Dulu di Prancis, kendaraan roda dua itu dinamakan velocipede. Sedangkan di Inggris disebut sebagai hobby horses dan celeriferes.

Velocipede tak lain adalah sepeda dengan bentuk dan sistem yang masih sangat sederhana. Ukuran kedua roda pada velocipede tidak sama. Roda bagian depan lebih besar dari roda belakang. Saat itu, velocipede belum memiliki kemudi (setang). Sedangkan yang dikenal sebagai hobby horse dan celeriferes adalah sepeda yang terbuat dari kayu. Sama seperti velocipede, sepeda temuan Inggris itu juga terbuat tanpa setang dan pedal.


Mulai Dilengkapi Setang dan Pedal

Penemuan sepeda yang telah ada itu lalu disempurnakan oleh seorang Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn pada tahun 1816.Drais yang saat itu adalah mahasiswa matematika dan mekanik di Heidelberg, Jerman, berhasil membuat mekanisme kemudi pada sepeda, sehingga sepeda memiliki setang. Ia juga membuat ukuran kedua roda sepeda sama dan membuat tempat duduk atau saddle untuk pengendaranya. Namun, sepeda itu belum memiliki pedal untuk mengayuh. Untuk menjalankan sepeda itu, pengendara mengandalkan gerakan kedua kaki untuk mendorong. Drais menyebut hasil temuannya itu draisienne.

Draisienne memang masih jauh dari sempurna. Tapi paling tidak, Draisienne telah memiliki dasar sistem mekanik yang jauh lebih baik dari penemuan sepeda sebelumnya. Karena itu, Draisienne lalu lebih disempurnakan lagi oleh Kirkpatrick Macmillan, seorang pandai besi asal Dumfriesshire, Skotlandia, yang berhasil membuat sistem pengayuh sepeda dengan pedal pada tahun 1830 hingga tahun 1840-an. Ia juga menciptakan setang sederhana sehingga sepeda bisa diarahkan dengan mudah. Sepeda pun telah bisa digunakan dengan lebih praktis dan tak begitu menguras tenaga. Sayangnya, ia tak mematenkan penemuannya itu sehingga banyak yang tak mengetahui dialah penemu awal setang.

Sepeda Ber-velg.

Penyempurnaan pembuatan sepeda memang belum berhenti sampai di situ. Beberapa orang berusaha menemukan cara agar sepeda bisa dikendarai dengan lebih baik. Misalnya saja, temuan tim ayah dan putra asal Prancis, Ernest Mixhaux dan Pierre Lallement. Michaux pada tahun 1855 berhasil membuat pemberat setang sehingga laju sepeda bisa berjalan lebih stabil. Sedangkan Pierre, pada tahun 1865 berhasil membuat penguat roda dengan menambahkan lingkaran besi di sekeliling roda yang kini dikenal sebagai velg. Pierre juga membuat sepeda dengan roda depan yang lebih besar dari roda belakang, namun dengan sistem kemudi yang lebih baik dari velocopede versi sebelumnya.

Pembuatan sepeda yang lebih sempurna terjadi saat ditemukannya teknologi pembuatan baja, tepatnya baja berlubang, serta berbagai penemuan material lainnya. Dengan begitu, modifikasi model sepeda bisa dibuat lebik maksimal. Sepeda mulai bisa dibuat dengan menyambungkan kerangka besi sehingga lebih kokoh. Roda sepeda juga bisa diganti dengan ban dari karet. Sayangnya, rangkaian sepeda itu masih belum sempurna karena penyambungan kerangka sepeda dan ban masih sangat sederhana. Saat itu belum ditemukan teknologi suspensi seperti per, baut, dan sebagainya. Akibatnya, sepeda sering bergoncang dan tidak nyaman saat dikendarai.

Sepeda dengan Ban Angin

Kekurangan bentuk sepeda roda dua yang berguncang-guncang saat dikendarai itu membuat tren pemakaian sepeda pada era tahun 1880-an beralih ke sepeda roda tiga karena dianggap ebih stabil dan nyaman saat dikendarai. Namun, sepeda roda dua kembali digemari sejak ditemukannya ban angin oleh John Dunlop. Sebuah pabrik sepeda di Coventry, Inggris, yang didirikan oleh James Starley pada tahun 1885 menjadi pabrik pertama yang memproduksi sepeda dengan ban angin ini.

Tentu saja, penemuan ban angin tadi membuat sepeda roda dua nyaman untuk dikendarai. Sepeda dengan Rem dan Rantai Penyempurnaan sepeda masih terus berlangsung. Amerika dan Eropa berlomba menciptakan desain sepeda yang lebih sempurna, dengan penemuan berbagai piranti yang dipakai untuk merakit sepeda yang lebih canggih. Misalnya saja, ditemukannya sistem rem, pemasangan rantai , setang yang bisa digerakan dengan mudah, bahkan sepeda yang memakai gigi yang bisa diganti - ganti untuk menyesuaikan kecepatan dan kondisi jalan.

Penemuan sepeda sejak awal memang membuat orang jelas beralih dari penggunaan kuda ke sepeda. Sepeda menjadi pilihan alat transportasi yang cepat, mudah dikendarai, dan segi pemeliharaan yang lebih hemat dibanding kuda. Namun, sepeda akhirnya harus bersaing dengan alat transportasi lain yang lebih canggih, cepat, dan moderen. Mosalnya saja sepeda motor dan mobil. Namun, harus diakui, sepeda sangat besar jasanya dalam mengilhami manusia menciptakan alat transportasi yang lebih moderen. Bahkan, hingga kini, sepeda masih terus disukai oleh banyak orang. Penyempurnaan bentuk dan mekanismenya pun terus dilakukan.

Sepeda lama dan antik pun jadi buruan para kolektor. Harganya yang selangit bisa menjadi gambaran, bahwa sepeda memang dicintai dari masa ke masa dan tak pernah tergantikan oleh alat transportasi lainnya.

**Surien dimuat di Gober nostalgia 57, Gramedia majalah

Foto : theworldofmotorcycles.com